Bjerg69mayo's website

Our website

07
Ma
Belajar Analisa Prediksi di Dalam Pertandingan Sepak Bola
07.03.2017 01:04

Tatkala menyaksikan perbandingan sepakbola dalam layar paras kita acap disajikan aksi tebak skor yang dijalani para pakar. Walau memikat, saya tidak percaya tebak skor merupakan sesuatu yang seharusnya dijalani.

Kalau setimpal untuk fun and games bolehlah, tapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir 1 buah pertandingan.

Bertentangan dengan mereka siapa menyunggi yang akan menang -- atau bahwa pertandingan bakal berakhir beserta seri. Menebak seperti itu reguler saja dikerjakan, walau dalam akhirnya sepak bola itu bundar sehingga pemimpin pun terkadang kali cela diprediksi. Kenapa? Karena siap tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui tulisan ini hamba akan sebarkan beberapa trik membuat antisipasi yang masuk. Bukan menandakan saya tetap benar di dalam memprediksi 1 buah pertandingan. Tentu saja tidak, meski pun dengan lumayan berbangga (sediiiikit saja) aku memiliki rekor kebenaran bayangan yang sedang tinggi: hitung panjang 3 mulai 4 antisipasi saya sesuai kenyataan.

Dua bulan sebelum terjadi, saya memprediksi akan terjadi All German kesimpulan di Permufakatan Champions. Di final, termasuk di depan ribuan warga Surabaya yang tumpah sebuah kegiatan nonton menyerentakkan, saya meneka Bayern Munich akan menundukkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kontrol. Sebelum tersebut saya juga meyakini bahwa Atletico Madrid akan merajin Copa Del Rey. Buncit, saya mengibaratkan Belanda mau mengalahkan Nusantara dengan skor 3-0.

Yang ingin saya tekankan disini adalah; dugaan bisa sah bisa cela, tapi yang penting sebuah prediksi mutlak harus punya dasar logika atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, 1 buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, satu keberuntungan semata.

Dengan analisa yang resmi maka sisi keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap sekadar tidak siap diprediksi dengan 100%, bahkan prediksi hal skor pucuk. Akan tetapi, presentase kemungkinan kesaksamaan prediksi meningkat tajam.

Saya ajak Kamu untuk mengkritik beberapa antisipasi terakhir beta guna meriwayatkan beberapa kepercayaan penting yang saya yakin akan berguna bagi Anda saat mengira memprediksi sayembara.

Di antara perkiraan yang abdi sebut dalam atas, kejituan soal Atletico saya akui beruntung [karena tendangan Real Madrid berkali-kali mengenai mistar tiang Atletico]. Meski pun demikian siap logika dalam belakang dugaan tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Tumpuan masa mewartakan ketidakrukunan tokoh Madrid secara pelatihnya, Jose Mourinho, serta bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Atas media langka saya menelan kabar jika Ronaldo & Mourinho juga tidak cocok (berita menyerempet hal berikut baru terserondok di Indonesia beberapa ruang lalu). Sebagai pelatih abdi paham sahih arti kesentosaan tim dalam dan dalam luar lokasi dan dampaknya bagi performa tim. Sesuatu ini disematkan faktor Falcao yang lumayan on fire, yang membuat saya berani memilih Atletico sebagai pemenang.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat sebuah turnamen berlaku di mana pemain harus terus simpatik tanpa mampu menghindari rekan-rekannya.

Tip prediksi 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung atau saat pertentangan cup, kemonceran striker demi menentukan. Ketika pertandingan permufakatan kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen menjimbit lainnya. Tatkala laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkan, walau kekuatan keseluruhan kru juga pantas dipertimbangkan.

Ketika memprediksi kontrol Belanda 3-0 atas Indonesia saya menggulung hati nurani. Dengan subjektif aku membela Indonesia tentunya. Namun, saat menggunakan kacamata bercap objektivitas, aku semua tepat setuju bahwa Belanda suntuk di bagi Indonesia. Dan lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencocok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat adapun Indonesia mau bermain melimpah gairah, dengan demikian akan sanggup mereduksi perlawanan kualitas. Menjadi, skor sedikit atau besar bisa sekadar diprediksi beserta sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, ialah keberuntungan semata.

Tips dugaan 3: Hindari membela sebuah tim tatkala membuat bayangan. Kita boleh selalu bertafakur tim tali jiwa kita menang, tapi saat membuat perkiraan tentu logika harus diutamakan di bagi fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat menafsirkan di satu media perihal tentang persamaan-persamaan final Perhubungan Champions tahun ini secara tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir bengawan. Banyak pembaca saya tetap terpancing untuk memprediksi kontrol Dortmund berdasarkan fakta-fakta ini. Mereka lupa bahwa fakta-fakta tersebut memikat dan benar-benar benar memilikinya, namun tidak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan kesimpulan Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah fenomena dengan fakta yang lain ialah salah satu rupa dari sekian banyak orang fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang sifatnya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan sedang menjadi limbung membuat 1 buah prediksi pertentangan.

Dalam tulisan yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern pula dimunculkan hingga bertahun-tahun ke belakang. Karena cerita statistik Dortmund memang megah saat menentang Bayern, besar yang lantas menilai BVB akan bisa mengalahkan Bayern di pucuk Eropa. Sesuatu ini menumpurkan. Mengapa? Sebab statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan masa kini. Statistik mula musim pula biar tidak mampu dengan rambang menjadi tolok ukur. Perkembangan kedua tim mulai pertemuan final perlu dipertimbangkan.

Tips bayangan 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan sempang kedua tim yang paling dekat beserta saat ini. Selain itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan prestasi permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim berdasar pada keseluruhan (melawan siapa saja), untuk kurun waktu akhir-akhir ini saja.

Karena antisipasi saya kerap saya munculkan di twitter (@coachtimo), tidak sedikit pihak memeras saya menjangka berbagai pertandingan lainnya. Paling banyak saya abaikan atau beta tolak secara alasan tenang paham hal kekuatan ke-2 tim. Alasan saya itu senafas secara tips prediksi berikut.

Tips prediksi 6: Jangan sok tahu. Hindari mencoba-coba membuat prediksi tanpa dilatar belakangi petunjuk dan saran yang cantik mengenai menyunggi atau persatuan tersebut. Jika bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari membuat prediksi mengenai MU vs Chelsea. Kalian mustahil menjadi pakar mengenai semua liga yang ada. Akui saja.

Tips prediksi 7: Kalian juga gak seharusnya memprediksi setiap pertentangan. Ada waktunya pertandingan luar biasa sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan bagi kedua tim menurut Kamu 50-50. Pada waktu sudah amat tahan pribadi, hindari mengempa diri membuat prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan antisipasi anda bakal meningkat.

Masih banyak proporsi lainnya yang bisa dan patut dipakai dalam menghasilkan sebuah antisipasi yang berkualitas. Karena keterbatasan tempat abdi berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu buah prediksi yang berkelas bukan melulu ditentukan oleh petunjuk prediksi itu. Sebuah perkiraan yang terhormat, baik benar maupun cela, seharusnya dinilai dari reason atau markah analisa yang ada di belakangnya. informasi lengkap

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!